Beranda Artikel

Mengapa Password Tidak Lagi Cukup? Kenali MFA untuk Lindungi Akun

Menghitung waktu baca...
Foto Penulis
Ditulis Oleh
Zulhadi,S.Kom
Penyuka Air Putih & Singkong Goreng
ABSTRAK

Password saja tak lagi cukup. Kenali Multi-Factor Authentication (MFA) untuk melindungi akun dari phishing dan pencurian data.

Teknologi MFA untuk Lindungi Akun

Di era digital saat ini, penggunaan password sebagai satu-satunya pelindung akun sudah tidak lagi memadai. Meningkatnya serangan siber seperti phishing, pencurian kredensial, brute force, hingga credential stuffing membuat jutaan akun pengguna di seluruh dunia berisiko diretas meskipun telah menggunakan kata sandi yang kuat.

Karena itu, para pakar keamanan siber kini merekomendasikan penggunaan Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai lapisan perlindungan tambahan. Teknologi ini dinilai mampu mengurangi risiko pembobolan akun secara signifikan meskipun password pengguna telah diketahui oleh pelaku kejahatan siber.

Dikutip dari Microsoft Security, MFA merupakan metode autentikasi yang mengharuskan pengguna melakukan lebih dari satu bentuk verifikasi identitas sebelum memperoleh akses ke suatu akun.

Password Semakin Mudah Dicuri

Selama bertahun-tahun password menjadi standar keamanan digital. Namun, perkembangan teknik peretasan membuat password tidak lagi menjadi benteng pertahanan yang cukup kuat.

Menurut Microsoft Support, banyak pengguna masih menggunakan password yang mudah ditebak atau bahkan memakai password yang sama di berbagai layanan. Kondisi tersebut meningkatkan peluang akun diretas apabila salah satu layanan mengalami kebocoran data.

Microsoft menjelaskan:

"Compromised passwords are one of the most common ways that bad guys can get at your data, your identity, or your money."

Artinya, password yang telah bocor merupakan salah satu cara paling umum yang dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk mencuri data, identitas, maupun aset finansial pengguna.

Selain kebocoran data, serangan phishing juga semakin canggih. Korban sering kali diarahkan ke halaman login palsu yang tampak identik dengan situs resmi sehingga tanpa sadar memasukkan username dan password mereka.

Apa Itu MFA?

Multi-Factor Authentication (MFA) adalah sistem keamanan yang meminta pengguna melakukan verifikasi melalui dua atau lebih faktor autentikasi.

Dilansir dari Microsoft Security, faktor autentikasi umumnya terdiri dari tiga kategori, yaitu:

  • Sesuatu yang diketahui, seperti password atau PIN.
  • Sesuatu yang dimiliki, misalnya smartphone, aplikasi autentikator, atau security key.
  • Sesuatu yang melekat pada diri pengguna, seperti sidik jari, pemindaian wajah, atau biometrik lainnya.

Sebagai contoh, setelah memasukkan password, pengguna masih harus menyetujui notifikasi pada aplikasi autentikator atau memasukkan kode verifikasi yang dikirim ke perangkat terpercaya.

Dengan cara tersebut, meskipun password berhasil dicuri, pelaku tetap akan kesulitan masuk karena tidak memiliki faktor autentikasi kedua.

Mengapa MFA Sangat Penting?

Microsoft menyatakan bahwa password kini menjadi target utama para penjahat siber.

Dalam penjelasannya disebutkan:

"Passwords are often stolen or guessed."

Karena itu, MFA memberikan lapisan keamanan tambahan yang mampu mencegah akses tidak sah walaupun password telah diketahui oleh pihak lain. Teknologi ini juga efektif menghadapi berbagai ancaman seperti phishing, credential stuffing, hingga brute-force attack.

Bahkan dalam artikel Microsoft Security berjudul "Your password doesn't matter—but MFA does!", perusahaan tersebut menegaskan:

"Using anything beyond passwords significantly increases the costs for attackers."

Microsoft juga menyebut bahwa tingkat kompromi akun yang menggunakan MFA berada di bawah 0,1 persen dibandingkan populasi akun secara umum.

Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan melalui arXiv menunjukkan bahwa implementasi MFA mampu mengurangi risiko pembobolan akun hingga lebih dari 99 persen dibandingkan akun yang hanya mengandalkan password.

Cara Kerja MFA

Secara umum, proses MFA berlangsung sebagai berikut:

  1. Pengguna memasukkan username dan password.
  2. Sistem meminta verifikasi tambahan.
  3. Pengguna menyetujui notifikasi pada aplikasi autentikator atau menggunakan sidik jari, wajah, maupun security key.
  4. Setelah seluruh proses berhasil diverifikasi, akses diberikan kepada pengguna.

Metode ini membuat pelaku kejahatan tidak cukup hanya mengetahui password untuk mengambil alih akun.

Jenis MFA yang Paling Umum

Saat ini terdapat beberapa metode MFA yang banyak digunakan, di antaranya:

  • Aplikasi autentikator seperti Microsoft Authenticator atau Google Authenticator.
  • Kode OTP melalui SMS.
  • Push notification pada perangkat.
  • Fingerprint atau Face Recognition.
  • Hardware Security Key berbasis FIDO2.

Microsoft sendiri kini semakin mendorong penggunaan aplikasi autentikator, biometrik, maupun passkey karena dinilai lebih aman dibandingkan SMS OTP yang rentan terhadap serangan seperti SIM swapping.

Apakah Password Akan Hilang?

Meskipun password masih digunakan secara luas, tren industri keamanan siber mulai bergerak menuju sistem passwordless authentication.

Microsoft menyatakan bahwa masa depan autentikasi akan mengandalkan passkey, biometrik, dan perangkat terpercaya sehingga pengguna tidak lagi bergantung pada password tradisional.

Namun demikian, bagi sebagian besar pengguna saat ini, mengaktifkan MFA tetap menjadi langkah paling sederhana dan efektif untuk meningkatkan keamanan akun.

Kesimpulan

Perkembangan ancaman siber menunjukkan bahwa password saja tidak lagi cukup untuk melindungi akun digital. Pencurian kredensial, phishing, hingga kebocoran data membuat password dapat diketahui oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan menambahkan Multi-Factor Authentication (MFA), pengguna memperoleh lapisan keamanan tambahan yang secara signifikan mempersulit pelaku kejahatan siber mengambil alih akun. Oleh karena itu, mengaktifkan MFA pada layanan email, media sosial, aplikasi perbankan, maupun akun kerja menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan data pribadi di era digital.


Sumber:

  1. Microsoft Support – What is Multifactor Authentication: https://support.microsoft.com/en-us/security/what-is-multifactor-authentication
  2. Microsoft Security – What Is Multifactor Authentication (MFA): https://www.microsoft.com/en-us/security/business/security-101/what-is-multifactor-authentication-mfa
  3. Microsoft Security Blog – Your password doesn't matter—but MFA does!: https://www.microsoft.com/en-us/security/blog/2019/10/03/password-doesnt-matter-mfa-does/
  4. Meyer, L. A. dkk. (2023). How effective is multifactor authentication at deterring cyberattacks? arXiv.